Putera Cahaya Bulan: Kisah Dari Mek Mulung
- Regular price
- RM 18.00
- Sale price
- RM 18.00
- Regular price
-
RM 0.00
Share
Dinda bagai Srikandi
Tidak gentar pada dugaan
Kakanda akan menyusuri
Di bawah sinar rembulan
Pesanan terakhir Putera Chahaya Bulan pada Adindanya, Puteri Nang Mara.
Suatu ketika dahulu terdapat sebuah istana gah dan indah dibina seorang raja muda bernama Putera Cahaya Bulan. Ia istana yang mengagumkan, tersohor begitu menakjubkan! Bumbungnya diperbuat dari cermin dan perak. Pada waktu bulan purnama, istana bersinar dengan cahaya berseri yang dapat dilihat dari jauh.
Raja mempunyai seorang adik kembar tersayang, Puteri Nang Mara nama diberi. Putera Cahaya Bulan memerintah dengan bijaksana. Bagaimanapun, istana indah itu menarik minat Raja Siam yang jauh, dan pada suatu hari, rombongan dari Siam tiba untuk meminang Nang Mara.